Posts

Showing posts from August, 2017

Rangkaian

Gemercikan hujan ini seakan merobohkan sunyi Seperti hujan bersepakat untuk menghalangi Betapa, waktu membuatku berspekulasi jahat Padaku yang rentan terlupakan Bulan tak berani menampakkan  Dan merangkul resahku yang semakin menjadi Ketika hati ini meramu mantamu Rapalan kalbu yang semakin menuntut Aku, Rindu, Gerimis menjadi saksi Usahaku untuk menghadirkan kamu disini Kamu yang menyapa Kamu yang berhasil meminta baik-baik Jangan salahkan dirimu atau diriku Runtuklah waktu yang tak mampu memenuhi kita Mempertemukan namun  Tipuan bersatu untuk bertahan Aku tergugu Tak membawa hasil saat menunggu Kamu jauh di sana Aku jatuh di sini Aku di sini, hanya rindu Tersua itu saja Itu semua Untuk kamu 16/08/17  Deps * jarang-jarang posting puisi hehe

Pidur Rasa

Image
Tulisan ini kutujukan padamu, tapi? Persetanlah. Dirimu, aku dan persimpangan kenangan, saat kenangan dalam jiwamu yang pernah kumiliki layaknya senyawa kimia untuk di tuangkan ke dalam rampaian batas angan. Aku sekarang di fase yang belajar menikam rasa, membiasakan diri tanpa kita . Aku yang memupuk rasa dan aku pula yang mematikan paksa rasa itu. Hari-hari seperti ini adalah penyiksaan rasa bagiku.  Aku sekarang harus menjalani rehabilitasi rasa yang harus menahan sakit, dan chemotherapy untuk merontokan rasa ini, mencoba menjalani pengobatan logika agar mampu belajar mengganti kebiasaan lama dengan kebiasaan baru. Hari pembunuhan ini adalah hari yang harus dibiasakan, yahh untuk sementara seperti ini dulu seperti hal yang hilang akan silir berganti yang baru. Walau luka perlahan akan sembuh karena orang yang baru, aku tidak menginginkan hal itu. AKU MAMPU MENYEMBUHKANNYA SENDIRI.  Kamu sudah kugantungkan di kisahku dahulu. AKU SUDAH RAMPUH.