Posts

Showing posts from June, 2018

Rasa Majal

Keruncingan pemikiran tak miripnya dengan runcingnya bambu. Berperang tak mengunakan senjata, penyederhanaan hanya sebuah lisan untuk mempertajam ajakan untuk memihak. Mengibarkan bendera kobar api menyala kuat, “kamilah pemenang dari segala permainan”. Terkukung oleh lingkaran yang menyadarkan, namun tak mampu sadar dari kemabukan sisa bir emosi tak berujung. Sederhana, bukan lagi mempermasalahkan sebuah permainan, melainkan sebuah rasa karsa. Anak-anak bermain dan tertawa bahagia, padahal saling memberikan kecanduan yang menerbangkan bak sabu-sabu atau potongan ganja. Beracun tak sadar “sini kuberikan sebuah permen “ berkata dalam hati “sudah kucampurkan ganja”. Tak lagi berkaca pada kenangan hingga lebih sering bermain dengan egosentris. Seakan kata maaf, tak lagi seringan kapas dan ucapan terima kasih tak lagi terpikirkan untuk diutarakan. Berbaiklah, berbahagialah, sebelum berbicara kebahagiaan, marilah saling menyadari untuk keberpihakan bersebelahan. Tak bermaksud merampas paksa...