Posts

Showing posts from May, 2018

Belum

Sebuah perkara bermakna ambigu. Tanpa menuntut rasa menjadi karsa yang menguat. Cukup terlelap dan berdampingan hingga tak terbatas. Denting episode-episode saling mengikhlaskan  dan tersungkur di hadapan. Bingung yang tak jelas, seperti apa bentuk dari kehadiran di benakmu; hingga tak satupun jawaban yang mangkir dari setiap tatapan kosong yang melemahkan. Seperti sedang mengenakan jas tebal di terik panas, gerah atas cemas semakin membuat peluh. Taburan cuka, kecut atas gelisa yang saling berkonsinyasi dengan cemas membawa pada dermaga. Benih tumbuh dan bersemi, bermekar bak bunga, meski tak sesuai, walau jujur tanpa sandiwara dan berlari. Akan ada saatnya menyerah pada kecewa. Angin berhembus kencang, membawa tanya tapi tak selalu dibawanya sebuah jawab juga, begitu pun tak semua harap mampu terpenuhi. Terpaku, kaku, membisu, dan ingin menetap. Terdiam seakan diam menjadi hal yang sulit untuk berbicara. UTARAKAN.

Antyanta

Sebab yang berakibat Tatapan yang nanar dan ingin lebih lama untuk menetap, untuk masa di ujung kisah hidup Entah roda sepeda atau sendal yang berjalan bersama namun hanya bisa saling berdampingan namun tak pernah bersatu, hanya memiliki tujuan untuk jalan bersama. Tertanam jelas di kepala, tumbuh dan mengakar kokoh di pikiran untuk semua jalan dan jarak tempuh terlewati. Kau senang sekali mengajari berjalan, berlari, hingga bersenang-senang dan laiknya diorama. Perlahan aku kumpulkan, meraba, dan mengais serpihan kaca pecah akibat kecemasan yang selalu menjadi bumerang untuk aku mengkhawatirkan aku yang sudah berdiri di depan kaca siapa aku ? Produksi dan menghasilkan jawaban, menemukan diriku yang berlari-lari di dalam matamu melihat banyak taman bermain di dalam tubuhmu yang, mungkin, iya mungkin aku sedang sibuk membereskan namun yang lain siap untuk menganggu yang aku bereskan. Pohon yang rindang, hutan yang lebat, dan suara kicauan burung bebas berteriak dan mengeks...