Tentang perihal bejalan di arah yang tak sama lagi.
Jiwaku memaksaku untuk membuka folder yang tersusun rapih dalam laptopku . Foto dengan gandengan itu masih belum dianggap asing oleh benakku, sesekali melihat foto membawaku ke keadaan dimana seperti foto itu, aku masih hafal dengan percakapan kita di waktu itu, hafal dengan bagaimana kita bisa berfoto semesra itu dahulu. Tak perlu lahh kau merasa sesal atau bersalah atas perpisahan ini. Karena pada akhirnya aku bukannlah orang yang pantas dan kamu pilih menggenggam tanganmu lagi . Dan kini aku sudah bisa terima. Bagaimana? Bahagiakah kau sekarang? Aku Rindu . Tapi maaf aku bukan rindu mencintaimu. Melainkan aku rindu bercengkrama ketika kita masih bukan siapa-siapa . Tausalah merasa bersalah tapi ingatlah, melepasmu aku sudah *DD