Perihal Jemu
Kamu yang dulu bosan denganku, merasa tidak nyaman lagi.
Sudah kuberikan jeda untuk melihat masih adakah rindu yang mendera ? Tidak bergemetarkah kau setelah saat jarak yang jadi tembok penghalang ?
Bagaimana ? Sudah bisa di pikiranmu seberapa penting "kita yang dulu?"
Jangan khawatir aku tidak pernah pergi jauh namun hanya jarak yang membentang panjang diantara kita. Pelukan dada yang hangat itu masih sama seperti yang dulu kan? Dulu sempat kuberikan waktu jeda kau tau untuk apa? Yaa untuk bisa belajar menghargai yang Namanya rindu. Semoga keputusanmu menjadi cambuk untuk dirimu bahwa waktu jeda yang kuberikan masih kurang agar yang namanya rindu dapat di hargai. Akupun tak berharap rasa jenuh bukan hanya sebagai fase indah sebagai pemaksaan untuk tetap lari jauh. Dengan ini kita hanya perlu ISTIRAHAT bukan untuk MELEPASKAN dengan cara yang jahat.
*DD
Sudah kuberikan jeda untuk melihat masih adakah rindu yang mendera ? Tidak bergemetarkah kau setelah saat jarak yang jadi tembok penghalang ?
Bagaimana ? Sudah bisa di pikiranmu seberapa penting "kita yang dulu?"
Jangan khawatir aku tidak pernah pergi jauh namun hanya jarak yang membentang panjang diantara kita. Pelukan dada yang hangat itu masih sama seperti yang dulu kan? Dulu sempat kuberikan waktu jeda kau tau untuk apa? Yaa untuk bisa belajar menghargai yang Namanya rindu. Semoga keputusanmu menjadi cambuk untuk dirimu bahwa waktu jeda yang kuberikan masih kurang agar yang namanya rindu dapat di hargai. Akupun tak berharap rasa jenuh bukan hanya sebagai fase indah sebagai pemaksaan untuk tetap lari jauh. Dengan ini kita hanya perlu ISTIRAHAT bukan untuk MELEPASKAN dengan cara yang jahat.
*DD
Comments
Post a Comment