Posts

Showing posts from 2019

Balasan dari ura-ura

Silahkan letakan itu dulu dalam kotak. Simpan rapi, dan kemas. Suatu saat akan dibuka kembali. Ada sedikit tinta yang tumpah ruah dalam kertas yang sudah ada cerita abstrak yang bersyair dalam cerita itu. Meruak, membeku, hingga berubah menjadi satu jejeran yang kelak akan dilihat mengalir seperti syair atau menjadi gantungan di dalam lemari. Adakalanya melebar, dan mengerucut, tergantung keadaan. Ada beberapa yang menjadi sebuah zat yang pada kemungkinan akan menjadi salah satu boomerang untuk waktu yang tidak bisa di tentukan olehnya. Ditulis, di rangkai dan di harapkan untuk menjadi cerita di masa itu, atau kembali kuletakan kembali dalam kotak kemudian buang di dalam sungai yang mengalir. Kurang keras apa kepala untuk dibenturkan lagi agar lebih sadar diri ? Anda siapa ? Anda sedang mabuk ? atau anda tenggelam dalam muara yang kau ciptakan bersama imajimu sendiri. Bukan sebuah kata bosan yang keluar melainkan jauh dari ekspektasi. Benar adanya, sebuah kotak yang sebenarnya menja...

Yang di cari

Titik lemah adalah sebuah aroma.  Tercium menyengat, menyadarkan, dan ingin segera bangun dari rumah.  Apa yang telah di kejar ? Sebuah asa tanpa prasa ?  Ingin tapi tak menginginkan ?  Apa yang kau damba ? Pengiyaan keadaan ? Atau sebuah gumaman tetangga?  Terjerat dengan sebuah tangisan, menari-nari di atas kegelisaan ? Atau entahlah ? Hanya kau yang paham dengan keadaan.  Sekarang, seperti pangkreas yang ingin selalu berada di sebelah jantung ? Atau menginginkan selancar pembuangan tadi pagi ? Bohong kau, kalau tidak menginginkan sebuah pelukan kan ?  Mengeluh, melepaskan, tanpa berpakain. Bertelanjang dan menangis dengan segala rupa, dengan sebuah aroma dan keadaan yang hangat?  Kesalahamu, kau terlalu menuntut, salahmu kau tidak bisa berpuasa akan semua pilihan yang kau pijaki.  Menyalahkan apa yang sudah tersaji di depan, tidak mahir berterima namun selalu sigap untuk mengeluh.  Sudah kau rasa? Seperti apa ...

Sebuah gelagat hidup

Kewajiban menjadi seorang anak telah terselesaikan. Menjadi kebanggan orang tua, dengan sebuah predikat sarjana. Nama yang dibelangkangnya sudah bertambah 2 huruf. Strata sosial sama saja dengan seseorang yang sudah mengabdi beberapa tahun di belakang meja. Alat pengukur, kalau bukan selembaran transaksi lalu apa ? Pengalaman mungkin ? Ataukah sebuah pikiran liar seperti di dalam hutan? Tidak menjamin seseorang lebih baik dari seorang pelacur malam. Di setting sedimikian rupa untuk menjadi seorang pekerja yang di bayar untuk memperkaya beberapa manusia yang beridiri di divisi tertentu. Menyamaratakan semua manusia dengan kata sukses apabila telah bergelut di balik meja dan hiasan-hiasan kertas yang di sengaja di tumpuk untuk menjadi beberapa selembaran kepentingan. Hidup yang berlangsung secara sistematis. Bangun pagi, bergegas pergi saat mentari baru menyapa di bumi, berteman dengan asap polusi, bunyi klakson, dan kegaduhan metropolitan, menyibukan diri dengan namanya kerjaan, maupun...