Posts

Showing posts from March, 2018

Keruh

Seongok manusia yang terjatuh entah tepat atau di waktu yang salah. Perihal rasa tak perna bisa tertutup dengan rapat. Rasa yang tak berbentuk namun nyata untuk di rasa. Perjalanan membuat kepala dengan enteng bertenggeran di bahu yang entah, siap untuk bersandar atau hanya menyediakan bahu tanpa merasa rasa yang tertinggal. Pasca, semesta menggeser porosnya tepat di hadapan yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Aku, luruh berantakan. Menerbangkan semua janji serapah yang pernah terikat, namun jujur pada diri.  Terlalu naim, menyemburkan sedikit pesam, menaburkan percikan animo yang lirih. Selalu berada pada lingkaran porosmu, membuatku semakin sadar kehadiran yang tak bisa luput. Kau suguhkan cerita malam, cerita gunung, cerita hujan. Dan cerita hingga ku terlalu terlelap. Tenang, kau tak usah khawatir perihal aku yang tidak memaksamu untuk kau hadiahkan jarak lagi untuk aku. Kau rasa yang muncul tak memaksa untuk saling memiliki, namun secara sadar untuk saling menyadari ...

Naim

Satu ikatan sejuta janji menerbangkan sekaligus menjatuhkan impian dan harapan. Terikat  pada namanya KOMITMEN. Tak berniat melukai, namun secara sadar menyayat menembus dengan belati. MAAFKAN AKU. Kejujuran membawa kita dititik ini ada yang terluka ada yang melukai. Tak kuasa memegang kendali diri. Terbang asa hingga kelangit ketujuh, bebas melangkah. Namun, tersadar saat terbang terlalu jauh ada sayap-sayap yang tidak disengaja dipatahkan sekali lagi maafkan aku. Bukan hati ingin melukai, namun dengan cara tak ingin lebih banyak melukai, aku juga harus siap dengan segala resiko bekas kejujuran saat aku, tak lagi menganggap kita akan lebih lama akan baik menjadi KITA. dari aku yang pernah menjadi bagian dari KITA. ;;))))))

Berjarak

Satu jengkal, dua jengkal jarak menujumu sekarang terasa jauh.  Pergi entah menjadi cara terbaik, atau tetap diam mendungu memandangimu dengan berjarak.  Tidak punya pembentang namun berjarak, sekali lagi menyadariku bahwa dengan melihatmu saja menjadi diriku sedikit berbahagia.  Tak menjadi bagian terpenting di bagian manapun, aku tetap tak peduli. Terserah kau menempatkanku di bagian mana.  Seakan aurora sedikit memudah melukiskan rekahan kebahagiaan yang sesaat.