Yang di cari
Titik lemah adalah sebuah aroma. Tercium menyengat, menyadarkan, dan ingin segera bangun dari rumah. Apa yang telah di kejar ? Sebuah asa tanpa prasa ? Ingin tapi tak menginginkan ? Apa yang kau damba ? Pengiyaan keadaan ? Atau sebuah gumaman tetangga? Terjerat dengan sebuah tangisan, menari-nari di atas kegelisaan ? Atau entahlah ? Hanya kau yang paham dengan keadaan. Sekarang, seperti pangkreas yang ingin selalu berada di sebelah jantung ? Atau menginginkan selancar pembuangan tadi pagi ? Bohong kau, kalau tidak menginginkan sebuah pelukan kan ? Mengeluh, melepaskan, tanpa berpakain. Bertelanjang dan menangis dengan segala rupa, dengan sebuah aroma dan keadaan yang hangat? Kesalahamu, kau terlalu menuntut, salahmu kau tidak bisa berpuasa akan semua pilihan yang kau pijaki. Menyalahkan apa yang sudah tersaji di depan, tidak mahir berterima namun selalu sigap untuk mengeluh. Sudah kau rasa? Seperti apa ...