Berjarak

Satu jengkal, dua jengkal jarak menujumu sekarang terasa jauh. 
Pergi entah menjadi cara terbaik, atau tetap diam mendungu memandangimu dengan berjarak. 
Tidak punya pembentang namun berjarak, sekali lagi menyadariku bahwa dengan melihatmu saja menjadi diriku sedikit berbahagia. 
Tak menjadi bagian terpenting di bagian manapun, aku tetap tak peduli. Terserah kau menempatkanku di bagian mana. 
Seakan aurora sedikit memudah melukiskan rekahan kebahagiaan yang sesaat.

Comments

  1. Yang pasti bahagia itu di ciptakan bukan di ceritakan. Ayolah restart hati kaya jdul lagunya SLANK

    ReplyDelete
    Replies
    1. barangkali ka fandri bisa ciptakan sebuah lagu dulu

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Satu Langkah Menuju Angin

Cedera

Sebuah gelagat hidup