Concong
Pergi untuk dikenang
Buruk perlahan jadi indah
Meninggalkan untuk selalu dikenang
Ditinggalkan menemukan yang lebih indah Terimakasih dan selamat jalan.
Untuk semua yang pernah ada dan yang masih ada. Bahagia aku bersyukur, dari kehilangan aku belajar bertafakur. Dan di akhir cerita membuatku harus mengerti mengapa harus terjadi.
Kepadamu yang pernah menemani namun tak sampai akhir, kepada kamu yang mau kugengam namun melepas paksa, kepadamu luka, derita, sabar, dimengerti, dan bahagia yang sempat menjadi alasan untuk jadi indahnya akhir cerita. Simpan saja di folder tak bernama dan hapus kenangan pelukan pasca tenggelamnya matahari dari kekuningan menjadi keunguan, dari keungunan dengan tak terasa berganti malam pekat hitam namun ingat ada aku bintang yang terang, untuk menemani pengharapanku. Ingat tidak? Aku yang dulu penuh dengan semangat menyemangatimu, sekarang menjerit ditinggal pergi.
*DD
*DD
Comments
Post a Comment